Untukmu Chairil Anwar
Untukmu Chairil Anwar Aku si pemudi pemuja sajakmu Di jalanan biru nan basah Kujuga miliki hasrat keras membara Sepeti nama dan julukanmu yang tak pernah terpendam dalam tanah. Entah, kuhanya berkata entah pak! Dari pertanyaan dan jawabanku yang seiras. Dari syairmu yang meluluhkan dan meniadakan jiwa. Dimana hidupku.. Hidup yang aslinya.. hidup yang tak sekadar menapaki ranah. Lonceng kedustaanpun akan terngiang di ujung inderaku. Sejenak sadar.. Sang bapak dari ruang ruang seni beranjak dalam pikirku Lompatlah bila kau mau! kau tidak akan merasakan masa sulit bila kau bisa! Ya pikirku mulai berbalik... Tidak ada jalan selain menjalani takdirnya... Cikoneng, 10 juli 2016